Home » , , » Pesona Tahura Pocut Meurah Intan

Pesona Tahura Pocut Meurah Intan

Seakan tidak ada habisnya pesona keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Aceh Besar. Wisata alam tempat terlahirnya salah satu pahlawan negara Indonesia, Cut Nyak Dhien  ini seperti magnet yang menarik para wisatawan dari berbagai pelosok, baik lokak maupun mancanegara. Tahura Pocut Meurah Intan adalah salah satu obyek wisata yang tersohor lagi populer bagi penduduk sekitar hingga keluar pulau.

Wisata ini merupakan keindahan alam berupa taman hutan raya, yang mana didalamnya terdapat banyak, puluhan bahkan ratusan flora dan fauna. Rumah pohon yang senantiasa unik juga menjadi tempat favorit untuk sekedar menikmati indahnya alam atau mengabadikan dengan berfoto. Air terjun juga dapat ditemukan oleh para pengunjung didalam taman hutan raya nan mempesona ini.

Lokasi tepatnya terletak pada Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Wisatawan yang ingin berkunjung harus menempuh jarak kira-kira sejauh 60 kilometer perjalanan, atau sekitar 1 jam dari Banda Aceh. Lokasi berada di antara kaki gunung Seulawah Agam.

Transportasi untuk menuju tempat tersebut bisa menggunakan sepeda motor maupun mobil, karena jalannya sudah beraspal dan memungkinkan untuk para wisatawan merasa aman dan menikmati perjalanan. Memang beberapa jalan akan menempuh tikungan curam, tanjakan dan turunan yang cukup curam dan menantang.

Sejarah Tahura Pocut Meurah Intan
Nama dari hutan besar ini diambil dari nama seorang tokoh berpengaruh Aceh bernama Pocut Meurah Intan. Sejarah dari perempuan keturunan bangsawan Kesultanan aceh, yang ikut berjuang melawan para Belanda. Beliau terkenal seorang wanita yang pemberani dan tangguh, tidak menyerah untuk membela tanah air yang dijajah orang asing.

Ketika masa hidupya, Pocut Meurah Intan hanya bermodal senjata rencong untuk melawan 18 orang prajurit yang disebut dengan marsose, yang merupakan prajurit khusus Belanda. Kisah hidupnya, beliau pernah tertangkap dan dimasukkan ke dalam penjara. Belanda menangkapnya, hingga beliau mempunyai cacat permanen di bagian kakinya. Atas keberaniannya dan untuk mengenang jasanya, maka namanya diabadikan untuk menamai hutan raya ini.

Luas secara keseluruhan yang dimiliki oleh hutan ini mencapai kira-kira 6.300 hektar dengan keadaan topografi yang didominasi daerah perbukitan. Olah Dinas Kehutanan Provinsi Aceh, hutan ini dikelola serta wisatawan yang ingin berkunjung harus mempunyai izin dai pos penjagaan tama hutan raya ini.

Setelah mendapat izin dari para petugas wisatawan, pengunjung bisa langsung menikmati dan memasuki taman Hutan tersebut. Melalui jalan setapak, wisatawan akan melihat indahnya hutan pinus. Ditambah dengan desain rumah pohon menarik dan unik, dan berpadu dengan tumbuhnya pinus merkusi menjadikannya tampak asri dan lestari. Kemampuan rumah tersebut, dapat menampung hingga 15 orang dewasa.


Letak rumah pohon unik tersebut daiantara dua pohon pinus, ini sekaligus  menjadi penyangga utama. Warna coklat tua, sehingga nuansa klasik tercipta. Berfoto di dalam tempat tersebut juga akan menjadi moment tersendiri

Udara segar dan natural akan menjadi obat atas lelah yang dirasa ketika wisatawan menempuh ke lokasi hutan ini. Wisatawan bisa melanjutkan perjalan untuk melihat flora dan fauna yang ada di Tahura Pocut Meurah Intan. Di kawasan ini, memang menjadi tempat konservasi bagi satwa dan tumbuhan. Wisatawan dapat menempukan hewan seperti rusa, gajah, harimau, ayam hutan, kera ekor panjang serta flora seperti pohon pinus, akasia, tanaman paku dan masih banyak lagi.

Sepanjang perjalanan menyusuri hutan, wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan alam yang memukau. Terkadang, pemandangan didominasi dengan pepohonan pinus, namun ada kalanya wisatawan juga bisa melihat daerah perbukitan yang hijau serta perkebunan milik masyarakat. Meskipun diperlukan energi ekstra, namun perjalanan susur Tahura Pocut Meurah Intan ini cukup mengasyikkan.

Fasilitas Lengkap
Fasilitas yang terdapat pada Tahura Pocut Meurah Intan ini tergolong cukup lengkap, telah tersedia pos penjagaan dengan petugas polisi hutan yang siap mendampingi wisatawan untuk menyusuri hutan. Selain itu, juga terdapat toilet, serta lahan parkir cukup luas tak jauh dari pos penjagaan tersebut.

Di taman hutan raya ini juga disediakan wahana outbond yang bisa digunakan oleh wisatawan. Wahana tersebut seperti flying fox, serta jembatan tambang. Letak dari wahana tersebut bersebelahan dengan rumah pohon di hutan pinus.

Baca Juga: Wisata Sejarah Gunung Seulawah Inong

Didalam hutan pinus juga terdapat taman kecil yang dhiasi gazebo-gazebo unik dengan tempat duduk. Taman kecil ini juga memiliki wahana bermain anak-anak seperti ayunan dan prosotan. Jika wisatawan lapar atau haus, bisa memesan makanan di café yang terdapat di taman tersebut.

Tahura Pocut Meurah Intan memang memiliki daya tarik, yang bisa mengundang minat wisatawan lokal maupun mancanegara. Terlepas beberapa kasus yang pernah terjadi seperti terbakarnya sebagian hutan, tempat ini masih sangat layak untuk dijadikan destinasi berlibur. Berikut aktivitas-aktivitas yang bisa dilakukan wisatawan ketika berada di taman hutan raya ini.


Berkunjung ke Air Terjun Tahura
Setelah puas bersantai di rumah pohon, kamu bisa berkunjung ke air terjun yang letaknya cukup jauh dari hutan pinus. Kamu hanya dikenakan biaya Rp. 10.000 per orang dan akan ditemani oleh polisi hutan untuk menuju ke air terjun tersebut. Kamu harus berjalan melewati jalan aspal, jalan tanah, perbukitan, dan bebatuan sebelum sampai di air terjun ini.


Sesampainya di Air Terjun Tahura kamu bisa bermain di derasnya air yang jatuh mengenai bebatuan. Air tersebut sangat alami dan segar, seketika bisa menghilangkan seluruh rasa lelah dari perjalanan yang kamu tempuh. Di sepanjang jalan menuju air terjun kamu juga bisa melihat pemandangan alam yang mempesona dari padang ilalang, perbukitan dan perkebunan warga.

Keindahan Alam
Tahura Pocut Meurah Intan menawarkan keindahan alam yang begitu terjaga kelestariannya. Terlepas dari tindakan tak bertanggung jawab oknum-oknum tertentu yang melakukan penebangan liar serta pembakaran hutan, hutan ini tetap saja memiliki pesona yang tak bisa dipungkiri. Kamu bisa merasakan betapa segarnya udara disekitar hutan yang masih bersih dari polusi.

Kamu juga bisa melihat melihat pemandangan alam berupa perbukitan, pegunungan serta beraneka tumbuhan yang ada di hutan ini. Yang menarik tentu adanya hutan pinus, yang menjadi magnet utama para wisatawan untuk berkunjung ke Tahura Pocut Meurah Intan. Tempat ini juga sangat cocok bagi kamu yang ingin menjauhkan diri dari keramaian kota sejenak.

Taman hutan raya yang terletak di Aceh besar ini memiliki rumah pohon unik yang sering dijadikan sebagai tempat berfoto. Keberadaan rumah pohon yang tepat di hutan pinus merkusi juga menjadi nilai tambah hutan ini. Kamu bisa bersantai di atas rumah pohon, sambil menikmati udara segar serta pemandangan pinus merkusi yang tumbuh berjejer setinggi 9 meter.

Tak hanya itu, banyak pula yang menjadikan tempat ini sebagai tempat untuk foto prewedding. Bagi kamu yang suka dengan tantangan, kamu juga bisa bermain outbond di hutan ini, dan didampingi oleh petugas hutan. Kamu bisa bermain flying fox atau jembatan tambang yang memerlukan nyali cukup besar.

Camping
Bagi kamu yang merupakan pecinta alam, maka kamu juga bisa bermalam di hutan ini dengan mendirikan tenda. Terdapat sebuah lahan yang cukup luas, yang memang disediakan bagi wisatawan yang ingin bercamping. Lahan tersebut cukup luas, dan tak jauh dari hutan pinus merkusi.

Tentu akan menjadi pengalaman tersendiri menghabiskan suasana malam yang dingin ditemani api unggun. Kamu bisa bercengkrama dengan orang terdekat menikmati indahnya malam yang berhiaskan bintang-bintang di hutan pinus merkusi.

Tiket Masuk 
Memasuki kawasan ini, wisatawan tidak dikenakan biaya alias gratis, namun harus mempunyai izin terlebih dahulu di pos penjagaan. jika ingin pergi ke Air Terjun Tahura, wisatawan harus membayar Rp. 10.000 per orang.