Home » , » 17 Instrumen Gamelan Jawa, Jenis Dan Fungsinya Lengkap Dengan Gambar

17 Instrumen Gamelan Jawa, Jenis Dan Fungsinya Lengkap Dengan Gambar

Mengenal Ricikan Gamelan - Indonesia adalah Negara yang memiliki kekayaan kebudayaan, dari sabang sampai merauke. Kali ini kita akan membahas gamelan Jawa. Pengenalan Instrumen alat musik khas ini akan kita kupas menurut jenis, nama-nama, dan fungsinya dalam pagelaran karawitan.

Pada dasarnya ricikan gamelan dibagi menjadi tiga:

A. Bilah, Ujud dan Bentuknya Seperti Bilah. 
Yang termasuk ricikan bilah, antara lain: 
  • Demung Slenthem, 
  • Saron Barung, 
  • Saron Penerus, 
  • Gender Barung, 
  • Gender Penerus, 
  • Gambang (bilah kayu)
B. Pencon atau Pencu, Ujud dan Bentuknya Seperti pencon atau pencu 
Yang termasuk ricikan pencon/pencu, antara lain: 
  • Kenong, 
  • Kempul, 
  • Gong Besar, 
  • Gong Suwukan, 
  • Bonang Barung, 
  • Bonang Penerus, 
  • Kethuk, 
  • Kempyang, 
  • Engkuk-Kemong. 
C. Bentuk lain-lain, Ujud dan Bentuknya Tidak Sama dengan diatas. Yang termasuk bentuk lain, yaitu: 
  • Siter
  • Rebab
  • Kendhang
  • Kemanaka
Mari kita simak penjelasan beserta gambarnya:

1. Slenthem, Demung.

Ricikan-ricikan di atas disebut ricikan balungan atau ricikan pokok. Nada-nada pada ricikan balungan, dibuat hanya dalam satu gembyang (satu oktaf) saja. Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi secara berurutan. Fungsi ricikan balungan pada sajian karawitan adalah sebagai pemangku lagu. Maksudnya: penegas atau menunjukkan lagu yang sebenarnya, lagu pokoknya.

Lihatlah gambar di bawah ini :


Keterangan: 1. Slenthem, Demung. Ricikan-ricikan di atas disebut ricikan balungan atau ricikan pokok. Nada-nada pada ricikan balungan, dibuat hanya dalam satu gembyang (satu oktaf) saja. Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi secara berurutan.   Fungsi ricikan balungan pada sajian karawitan adalah sebagai pemangku lagu. Maksudnya: penegas atau menunjukkan lagu yang sebenarnya, lagu pokoknya.
Slenthem Laras Slendro Dan Pelog

 Slenthem, Demung. Ricikan-ricikan di atas disebut ricikan balungan atau ricikan pokok. Nada-nada pada ricikan balungan, dibuat hanya dalam satu gembyang (satu oktaf) saja. Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi secara berurutan.
Demung Laras Slendro Dan Pelog

2. Saron Barung.

Ricikan Saron Barung termasuk ricikan balungan atau ricikan pokok. Nada-nada pada ricikan Saron Barung dibuat hanya dalam satu gembyang (satu oktaf) saja. Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi secara berurutan. Fungsi ricikan Saron pada sajian karawitan adalah sebagai pemangku lagu. Maksudnya: penegas atau menunjukkan lagu pokoknya.


Lihatlah gambar di bawah ini

Saron Barung. Ricikan Saron Barung termasuk ricikan balungan atau ricikan pokok. Nada-nada pada ricikan Saron Barung dibuat hanya dalam satu gembyang (satu oktaf) saja. Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi secara berurutan.   Fungsi ricikan Saron pada sajian karawitan adalah sebagai pemangku lagu. Maksudnya: penegas atau menunjukkan lagu pokoknya.
Saron Laras Slendro Dan Pelog

3. Siter.

Siter dibuat dari kayu, kawat, lempengan besi Siter dapat menghasilkan nada-nada Slendro dan Pelog. Tinggal menyetel sesuai dengan keinginannya. Akan menginginkan laras slendro, pelog nem atau pelog barang.

Siter. Siter dibuat dari kayu, kawat, lempengan besi Siter dapat menghasilkan nada-nada Slendro dan Pelog. Tinggal menyetel sesuai dengan keinginannya. Akan menginginkan laras slendro, pelog nem atau pelog barang.
Gambar Siter


4. Saron Penerus, atau Saron Peking.


Nada-nada Saron Penerus dibuat satu gembyang (satu oktaf). Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi, secara berurutan. Fungsi ricikan Saron Penerus pada sajian karawitan adalah sebagai pemangku lagu, (pembuat lagu).

Nada-nada Saron Penerus dibuat satu gembyang (satu oktaf). Bilah nada disusun dari nada rendah ke nada yang lebih tinggi, secara berurutan.  Fungsi ricikan Saron Penerus pada sajian karawitan adalah sebagai pemangku lagu, (pembuat lagu).
Saron Penerus laras slendro dan  pelog

5. Kendhang.

Kendhang bila ditabuh, akan menghasilkan suara atau bunyi, antara lain: tong (.) , tak (t), thung (p), dah (b), dang (d), Ket (I), delang (dL), dan lain-lain. Fungsi Kendhang adalah sebagai pamurba irama dan sebagai vareasi lagu Tugasnya: mengatur irama dan jalannya sajian.

Baca Juga:

Kendhang. Kendhang bila ditabuh, akan menghasilkan suara atau bunyi, antara lain: tong (.) , tak (t), thung (p), dah (b), dang (d), Ket (I), delang (dL), dan lain-lain.  Fungsi Kendhang adalah sebagai pamurba irama dan sebagai vareasi lagu Tugasnya: mengatur irama dan jalannya sajian.
Gambar Sepasang Kendhang


6. Bonang Barung.


Nada-nada pada ricikan Bonang Barung, dibuat dua gembyang atau dua oktaf, secara berurutan. Bonang termasuk ricikan pencon atau pencu, karena mempunyai pencon atau pencu. Fungsi Bonang adalah sebagai pamurba lagu.

Tugasnya: 
  • Buka (memulai jalannya sajian) pada gendhing-gendhing tertentu. 
  • Menghias lagu.
Bonang Barung. Nada-nada pada ricikan Bonang Barung, dibuat dua gembyang atau dua oktaf, secara berurutan. Bonang termasuk ricikan pencon atau pencu, karena mempunyai pencon atau pencu. Fungsi Bonang adalah sebagai pamurba lagu.
Gambar Bonang Barung Slendro dan Gambar Bonang Barung Pelog


7. Bonang Penerus.


Nada-nada pada Bonang Penerus sama seperti pada Bonang Barung, nada-nadanya lebih tinggi satu oktaf atau satu gembyang. Bonang Penerus termasuk ricikan pencon atau pencu. Fungsi Bonang Penerus adalah Pemangku lagu. Tugasnya: menghias lagu.


8. Kethuk dan Kempyang.

Kethuk Slendro bernada 2 sedang, Kempyang Slendro bernada 1 (kecil). Kethuk Pelog bernada 6 (besar) dan Kempyang Pelog bernada I (kecil) Fungsi Kethuk: Pamangku irama. Tugas: menegaskan irama.

Kethuk dan Kempyang. Kethuk Slendro bernada 2 sedang, Kempyang Slendro bernada 1 (kecil). Kethuk Pelog bernada 6 (besar) dan Kempyang Pelog bernada I (kecil) Fungsi Kethuk: Pamangku irama. Tugas: menegaskan irama.
Kethuk Kempyang pelog Dan Kethuk Kempyang slendro

9.  Kenong.

Kenong terdiri dari Kenong Slendro dan Kenong Pélog. Kenong Slendro bernada: 1, 2, 3, 5, dan 6 Kenong Pelog bernada: 7, 1, 2, 3, 5, dan 6. Fungsi Kenong adalah menentukan batas-batas gatra, dan menegaskan irama.

Kenong. Kenong terdiri dari Kenong Slendro dan Kenong Pélog. Kenong Slendro bernada: 1, 2, 3, 5, dan 6 Kenong Pelog bernada: 7, 1, 2, 3, 5, dan 6. Fungsi Kenong adalah menentukan batas-batas gatra, dan menegaskan irama.
Gambar Seperangkat Kenong


10. Kempul.

Kempul terdiri dari Kempul Slendro dan Kempul Pelog. Kempul Slendro bernada: 1, 2, 3. 5. dan 6. Kempul Pelog bernada: 1, 2, 3, 5, 6, dan 7. Fungsi Kempul: Pamangku irama. Tugas: menegaskan irama.

Kempul. Kempul terdiri dari Kempul Slendro dan Kempul Pelog. Kempul Slendro bernada: 1, 2, 3. 5. dan 6. Kempul Pelog bernada: 1, 2, 3, 5, 6, dan 7. Fungsi Kempul: Pamangku irama. Tugas: menegaskan irama.
Gambar Seperangkat Kempul

Baca Juga:

11. Gong.

Gong dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu: 
  1. Gong Siyem, gong ini bernada 1 (besar). Besarnya diantara Kempul dan Gong gedhe (besar).
  2. Gong Suwukan, gong ini bernada 2 (sedang), besarnya diantara Kempul dan Gong gedhe (besar).
  3. Gong gedhe (besar). Sesuai dengan namanya, gong ini paling besar ujud dan bentuknya.
Gong. Gong dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:  Gong Siyem, gong ini bernada 1 (besar). Besarnya diantara Kempul dan Gong gedhe (besar).
Gambar Gong Siyem dan Suwukan
Gong dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:  Gong Siyem, gong ini bernada 1 (besar). Besarnya diantara Kempul dan Gong gedhe (besar). Gong Suwukan, gong ini bernada 2 (sedang), besarnya diantara Kempul dan Gong gedhe (besar). Gong gedhe (besar). Sesuai dengan namanya, gong ini paling besar ujud dan bentuknya.
Gambar Gong Gedhe


12. Rebab.

Rebab dibuat dari bahan galih kayu asem, galih kayu sana (sono), babad (perut besar sapi) yang dikeringkan, kawat, kain budru. Rebáb dapat menghasilkan nada-nada Slendro dan Pelog dengan tata jari. Fungsi rebab sangat penting, untuk membuat alur lagu dengan cengkok yang hampir mirip dengan suara sindhen. 

Rebab. Rebab dibuat dari bahan galih kayu asem, galih kayu sana (sono), babad (perut besar sapi) yang dikeringkan, kawat, kain budru. Rebáb dapat menghasilkan nada-nada Slendro dan Pelog dengan tata jari. Fungsi rebab sangat penting, untuk membuat alur lagu dengan cengkok yang hampir mirip dengan suara sindhen.
Gambar Rebab

13. Suling.

Suling dibuat dari bahan pokok bambu kecil. Suling terdiri dari Suling Slendro dan Suling Pelog. Perbedaan antara Suling Slendro dan Suling Pelog adalah pada letak lobang-lobangnya.
  • Suling Slendro Memiliki Lubang Berjumlah 4
  • Suling Pelog Memiliki Lubang Berjumlah 5


14. Gambang

Gambang dibuat dari bahan pokok kayu yang dipilih, kualitas suaranya yang baik. Nada-nada Gambang terdiri dari empat gembyang atau. oktaf. Dari nada 5 (lima titik dua bawah) sampai 5 (lima titik satu atas). Gambang terdiri dari Gambang Slendro dan Gambang Pelog.

Gambang Gambang dibuat dari bahan pokok kayu yang dipilih, kualitas suaranya yang baik. Nada-nada Gambang terdiri dari empat gembyang atau. oktaf. Dari nada 5 (lima titik dua bawah) sampai 5 (lima titik satu atas). Gambang terdiri dari Gambang Slendro dan Gambang Pelog.
Gambar Gambang

15. Gender Barung.

Gender Barung dibuat dari bahan pokok kuningan, perunggu, atau besi. Kayu jati sebagai rancakan, benang sebagai pluntur, hal, seng sebagai bumbungan. Nada-nada pada Gender Barung adalah dari nada 6 nada besar. (enem titik dua bawah) sampai 3 (tiga titik dua atas). 

Fungsi Gender adalah pengisi cengkok untuk menemani rebab. Pada dasarnya gender adalah jiwa dan rasa dari setiap gendhing, terdengar renyah dan berisi.

Gender Barung. Gender Barung dibuat dari bahan pokok kuningan, perunggu, atau besi. Kayu jati sebagai rancakan, benang sebagai pluntur, hal, seng sebagai bumbungan. Nada-nada pada Gender Barung adalah dari nada 6 nada besar. (enem titik dua bawah) sampai 3 (tiga titik dua atas).
Gambar Gender Barung


16. Gender Penerus. (Bentuk lebih kecil daripada gender Barung)


Nada-nada Gender Penerus adalah dari nada 6 (nem sedang) sampai nada 3 (tiga titik atas dua). Fungsi dari gender penerus adalah pengikut dibelakang gender barung, misalnya satu cengkok gender barung, diolah oleh gender penerus menjadi 2 cengkok.

Gender Penerus. (bentuk lebih kecil daripada gender Barung) Nada-nada Gender Penerus adalah dari nada 6 (nem sedang) sampai nada 3 (tiga titik atas dua).
Gambar Gender Penerus


17. Kemanak.

Kemanak dibuat dari bahan pokok kuningan. Bentuk seperti pisang besar. Kemanak biasanya berjumlah dua buah (sepasang). Kemanak hanya digunakan pada gendhing tertentu, biasanya gendhing bedhayan (gendhing besar), artinya tidak semua gendhing menggunakan Kemanak.

Fungsi sebagai pemanis saat gendhing besar, atau bedhaya. Bahan berasal dari perunggu membunyikan dengan cara saling ditabrakkan dan kemudian jari tangan untuk kemudian menahan getaran suara.

Kemanak. Kemanak dibuat dari bahan pokok kuningan. Bentuk seperti pisang besar. Kemanak biasanya berjumlah dua buah (sepasang). Kemanak hanya digunakan pada gendhing tertentu, biasanya gendhing bedhayan (gendhing besar), artinya tidak semua gendhing menggunakan Kemanak.
Gambar Kemanak
Baca Juga:
Sekian Dahulu untuk pembahasan gamelan Jawa serta pengenalan Instrumen alat musik Jawa menurut jenis, nama-nama, dan fungsinya dalam pagelaran karawitan. Semoga Bermanfaat Terimakasih.