Home » , » Contoh Tembang Pocung Lengkap Dengan Artinya

Contoh Tembang Pocung Lengkap Dengan Artinya

Tembang Pucung - Artikel ini akan membeberkan contoh tembang Pucung dan artinya. Bila dalam bahasa Jawa Conto lan Batangane. Selain memiliki makna yang berisi, pocung juga bisa digunakan untuk tembang dolanan teka-teki, tebak-tebakan dan untuk memberikan nasihat. Berikut adalah contoh dan artinya.

Ngelmu iku
Kalakone kanthi laku
Lekase lawan kas
Tegese kas nyantosani
Setya budaya pangekese dur angkara

Artinya

Ilmu (hakikat) itu
diraih dengan cara menghayati dalam setiap perbuatan,
dimulai dengan kemauan
Artinya, kemauan membangun kesejahteraan terhadap sesama,
Teguh membudi daya Menaklukkan semua angkara



Angkara gung
Neng angga anggung gumulung
Gegolonganira
Triloka lekeri kongsi
Yen den umbar ambabar dadi rubeda.

Artinya

Nafsu angkara yang besar
ada di dalam diri,
kuat menggumpal,
menjangkau hingga tiga zaman,
jika dibiarkan berkembang akan berubah menjadi gangguan.



Beda lamun kang wus sengsem
Reh ngasamun
Semune ngaksama
Sasamane bangsa sisip
Sarwa sareh saking mardi martatama

Artinya

Berbeda dengan yang sudah menyukai dan menjiwai,
Watak dan perilaku memaafkan
pada sesama
selalu sabar berusaha
menyejukkan suasana,



Taman limut
Durgameng tyas kang weh limput
Karem ing karamat
Karana karoban ing sih
Sihing sukma ngrebda saardi pengira

Artinya

Dalam kegelapan.
Angkara dalam hati yang menghalangi,
Larut dalam kesakralan hidup,
Karena temggelam dalam samodra kasih sayang,
Cinta Sukma Sebesar Gunung



Yeku patut tinulat tulat tinurut
Sapituduhira,
Aja kaya jaman mangkin
Keh pra mudha mundhi diri
Rapal makna

Artinya

Itulah yang pantas dicontoh dan dijadikan panutan
seperti semua nasehatku.
Jangan seperti zaman nanti
Banyak anak muda yang menyombongkan diri
dengan hafalan ayat

Durung becus kesusu selak besus
Amaknani rapal
Kaya sayid weton mesir
Pendhak-pendhak angendhak
Gunaning jalma

Artinya

Belum mumpuni sudah berlagak pintar.
Menerangkan ayat
seperti sayid lulusan Mesir
Setiap saat meremehkan
kemampuan orang lain.



Kang kadyeku Kalebu wong ngaku aku
akale alangka
Elok Jawane denmohi
Paksa langkah ngangkah met
Kawruh ing Mekah

Artinya

Yang seperti itu termasuk orang mengaku-aku
Kemampuan akalnya dangkal
Keindahan ilmu Jawa malah ditolak.
Sebaliknya, memaksa diri mengejar
pengetahuan di Mekah,


Nora weruh
rosing rasa kang rinuruh
lumeketing angga
anggere padha marsudi
kana kene kaanane nora beda

Artinya

tidak memahami
hakekat ilmu yang dicari,
sebenarnya ada di dalam diri.
Asal mau berusaha
sana sini (ilmunya) tidak berbeda,

Baca Juga:

Uger lugu
Den ta mrih pralebdeng kalbu
Yen kabul kabuka
Ing drajat kajating urip
Kaya kang wus winahya sekar srinata

Artinya

Asal tidak banyak tingkah,
agar supaya merasuk ke dalam sanubari.
Bila berhasil, terbuka
derajat kemuliaan hidup yang sebenarnya.
layaknya contoh sinom (di atas).



Basa ngelmu
Mupakate lan panemune
Pasahe lan tapa
Yen satriya tanah Jawi
Kuna-kuna kang ginilut tripakara

Artinya

Yang namanya ilmu,
dapat berjalan bila sesuai dengan cara pandang kita.
Dapat dicapai dengan usaha yang gigih.
Bagi satria tanah Jawa,
Dari turun temurun, 3 hal yang menjadi prinsip



Lila lamun
kelangan nora gegetun
Trima yen ketaman
Sakserik sameng dumadi
Tri legawa nalangsa srah ing Bathara

Artinya

Ikhlas bila
kehilangan tanpa menyesal,
Sabar jika hati disakiti sesama,
Ketiga ; lapang dada sambil
berserah diri pada Tuhan.



Bathara gung
Inguger graning jajantung
Jenek Hyang wisesa
Sana pasenedan suci
Nora kaya si mudha mudhar angkara

Artinya

Tuhan Maha Agung
Diletakkan dalam setiap hela nafas
Menyatu dengan Yang Mahakuasa
Teguh mensucikan diri
Tidak seperti yang muda,
mengumbar nafsu angkara.



Nora uwus
Kareme anguwus uwus
Uwose tan ana
Mung janjine muring-muring
Kaya buta buteng betah anganiaya

Artinya

Tidak henti hentinya
gemar mencaci maki.
Tanpa ada isinya
kerjaannya marah-marah
seperti raksasa; bodoh, mudah marah. dan menganiaya sesama.



Sakeh luput
Ing angga tansah linimput
Linimpet ing sabda
Narka tan ana udani
Lumuh ala ardane ginawa gada

Artinya

Semua kesalahan
dalam diri selalu ditutupi,
ditutup dengan kata-kata
mengira tak ada yang mengetahui,
Bedusta tak berbuat buruk namun tabiatnya senjata kehancuran.



Durung punjul
Ing kawruh kaselak jujul
Kaseselan hawa
Cupet kapepetan pamrih
tangeh nedya anggambuh mring Hyang Wisesa

Artinya

Belum cakap ilmu
Buru-buru ingin dianggap pandai.
Tercemar nafsu selalu merasa kurang,
dan tertutup oleh pamrih,
sulit untuk manunggal pada Yang Mahakuasa.