Home » » Seni Rupa Zaman Renaissance Dan Contoh Gambar

Seni Rupa Zaman Renaissance Dan Contoh Gambar

Seni Rupa Renaissance - Dalam abad ke XIII di italia berkembang ilmu pengetahuan dan yang disebut zaman Renaissance atau Kebangunan kesenian. Disebut kebangunan karena pada zaman itu umumnya warga Eropa terlena oleh keagamaan sehingga ilmu dan seni terabaikan.
     
Ilmu dan seni yang bertentangan dengan injil dilarang dengan sanksi berat, kekuasaan gereja diatas kekuasaan raja. Zaman ini melahirkan kembali visual idealisme Yunani Purba. Ilmu Anatomi tubuh dan binatang dikembangkan kembali. Tema lukisan tidak lagi gereja sentries,lukisan tentang Feodalisme raja dan Istana banyak dibuat oleh seniman-seniman, pengaruh gereja terhadap raja/negara mulai melorot.

Filsuf italia Marceapelli seorang ahli teori kenegaraan pada abad ke-XV dalam bulunya LL PRINCIPE menjelaskan bagaimana seorang raja harus memerintah, dasar kesusilaan dianggap tak perlu bagi raja. Marceapelli pencetus absolutisme.

ERASMUS (1466-1536) filsuf yang mengedam kekuasaan gereja terhadap negara, keadaan yang salah pada gereja harus diberantas, meskipun gereja banyak dikecam, pengaruh Romanissance dalam seni diterima gereja dengan terbuka.

Pada jaman renaisans, seni patung juga mengalami perkembangan kembali, bahkan pada beberapa kasus seni patung lebih dulu bila dibanding dengan karya seni yang lain. Salah satu tokoh penting dalam masa ini adalah Donatello, dengan karya patung perunggunya, David (jangan keliru dengan David-nya Michelangelo). Ini merupakan karya patung awal zaman Renaisans. Sama halnya dengan Michelangelo, selain merakit patung David, ia juga membuat Pietà.

Baca Juga:


SENI LUKIS ZAMAN RENAISSANCE

Patung David dari Michelangelo adalah satu contoh gaya kontraposto ketika menggambarkan figur manusia. Masih ada beberapa periode dari zaman renaisans ke modernisme yang terpengaruh oleh oleh perubahan politik, gerakan kebudayaan dan hal lain, yaitu periode mannerisme, baroque serta neo klasik.

Kesenian pada Renaissans, yang mana "kelahiran kembali" ( bahasa Perancis : Renaissance) memiliki pengaruh yang cukup besar, ketertarikan dalam bidang seni serta budaya antik klasik. Pada awalnya hal tersebut adalah meneruskan style dari periode sebelumnya tanpa perubahan terlihat, yakni hanya mengenakan busana serta latar belakang arsitektur yang memiliki gaya klasik yang ternyata semuanya memiliki kecocokan dengan tema-tema Perjanjian Baru. 

Akan tetapi hilangnya intensitas kerohanian tampak jelas pada lukisan yang religius dari Era Renaissans Awal. Lukisan-lukisan dinding ternama pada Kapel Tornabuoni oleh Domenico Ghirlandaio (1485-90) tampak lebih tertarik penggambaran detail atas wajah tentang hal kehidupan kota yang bisa dibilang kaya raya daripada dengan tema-tema utama mereka, Kehidupan Sang Perawan serta Kehidupan Santo Yohanes Pembaptis.

Baca Juga:
Kemudian lukisan-lukisan dinding di Kapel Magi oleh Benozzo Gozzoli (1459-61) lebih adalah sebuah perayaan status keluarga Medici dibandingkan dengan tema Kehadiran Sang Magi. Kedua contoh tersebut adalah yang masih menggunakan busana kontemporer berasal dari Florence, pusat era Renaissans Awal, dan tempat dimana penginjil Dominikan karismatik bernama Savonarola melancarkan serangannya pada keduniawian hidup dan seni para penduduk kota tersebut, yang berpuncak pada peristiwa Api Unggun Keangkuhan di tahun 1497. 

Pada dasarnya para pembuat injil lainnya telah melakukan hal tidak berbeda selama bertahun-tahun, namun dalam skala yang lebih kecil. Tidak sedikit para seniman era Renaissans Awal, misalnya Fra Angelico serta Botticelli merupakan orang-orang yang sangat taat dalam agama. namun beberapa di antaranya, seperti Botticelli, terjebak dalam kelompok yang ditentang oleh Savonarola.
Pencarian: seni rupa zaman batu tua disebut, seni rupa zaman logam, seni rupa zaman megalitikum, seni rupa zaman romanesque, seni rupa zaman klasik barat, seni rupa zaman pertengahan, seni rupa zaman barok, seni rupa zaman abad pertengahan, seni rupa zaman kemerdekaan, seni rupa zaman hindu, seni rupa zaman paleolitikum