Home » , » Seni Tari Pada Masyarakat Ibrani Kuno

Seni Tari Pada Masyarakat Ibrani Kuno

Walaupun tidak ada relief dinding maupun lukisan yang menceritakan tarian yang dipentaskan masyarakat Ibrani kuno, ada banyak refrensi mengenai hal ini dari Perjanjian Lama. Tari dipakai dalam upacara dan perayaan secara khusus. Selanjutnya kutipan Injil menunjukkan tarian sangat dihargai, dan secara khusus dipakai dalam upacara dan perayaan. 

Tarian yang dilakukan oleh bangsa Yahudi kuno, beberapa bentuk dijelaskan dalam Perjanjian Lama. Suatu lingkaran, atau Lembu Emas yang digambarkan dalam Keluaran 32:6,19. Tarian-tarian lainnya digambarkan sebagai tari lompat-lompatan atau tari berputar-putar, yang biasanya dibawakan dalam perayaan agama dan ritual.

Walaupun tidak ada relief dinding maupun lukisan yang menceritakan tarian yang dipentaskan masyarakat Ibrani kuno, ada banyak refrensi mengenai hal ini dari Perjanjian Lama. Tari dipakai dalam upacara dan perayaan secara khusus. Selanjutnya kutipan Injil menunjukkan tarian sangat dihargai, dan secara khusus dipakai dalam upacara dan perayaan.
Ilustrasi
Kemungkinan orang-orang Ibrani awal sangat terpengaruh oleh agama dan kebudayaan sekuler Mesir selama empat abad mereka disana; bahkan tatacara perayaan bangsa Yahudi muncul dimana orang orang Yahudi dikelilingioleh bangsa yang menghargai tarian sebagai elemen yang esensial dalam perayaan keagamaan.

Baca Juga:
Sebagai bukti bahwa orang-orang Ibrani kuno telah memiliki tarian untuk setiap perayaan yang mungkin dilaksanakan, baik pada kehidupan sehari-hari maupun pada kesempatan-kesempatan khusus dan perayaan, Sendrey dan Norton menunjuk Injil berbahasa Ibrani yang mencantumkan tidak kurang dari dua belas kata kerja tentang gerak tarian. Kata dalam bahasa Ibrani yang paling sering dipakai adalah hul, atau hil, yang berarti "berjumpalitan". 

Sach mengartikannya "berputar-putar", suatu kata yang biasa dipakai bagi pedang yang berputar dalam lingkaran, dan bagai angin puyuh. Mahol asal nama untuk gadis, Mahelah, atau sekarang Mahalia. Pasah, mempunyai dua makna "melewati" atau "menghindari jadi Pesah, pesta keluaran), dan "lemas" atau "menari dengan lemah gemulai".  

Beberapa pakar Injil menduga bahwa perayaan Keluaran berasal dari tarian lemah gemulai yang khas yang telah dipentaskan pada festival musim semi pada masa Ibrani awal. Tarian upacara perkawinan dipentaskan di masa lalu; berabad-abad kemudian pada masa pertengahan, hal itu menjadi adat pada pesta perkawinan untuk menari sepanjang jalan menuju rumah perhelatan.

Baca Juga: