Home » , , » Pitutur Luhur Tembang Dhandhanggula

Pitutur Luhur Tembang Dhandhanggula

Dalam artikel ini akan dibahas lengkan tentang tembang Dhandhanggula  beserta contoh tembangnya. Memang didalam tembang ini juga banyak menyampaikan pitutur yang luhur. Akan kita bahas contoh tembang pangkur juga di artikel yang lainnya di blog ini.

Dhandanggula dari kata dandang dan kata gula, kata tersebut memiliki makna sesuatu yang memiliki rasa manis. Manis dalam tembang disifatkan menjadi sesuatu yang indah dan bahagia karena mendapat buah dari usaha yang dicita-citakan. Apalagi, bila semua itu dirasakan bersama dengan famili dan sanak saudara. 

Dari sumber lain mengatkan, bawa Dhandhanggula diambil dari nama raja Kediri yaitu Prabu Dhandhanggendis, yang mana beliau terkenal setelah Prabu Jayabaya. Pada penjelasan mendalam di Serat Purwaukara, Dhandhanggula memiliki makna ngajeng-ajeng kasaean, atau berharap dengan datangnya kebaikan.

Pitutur Luhur Tembang Dhandhanggula

Karakter atau watak tembang Dhandhanggula memiliki sifat yang lebih universal atau luwes dan merasuk ke dalam hati. Tembang Dhandhanggula bisa untuk menceritakan dan menjabarkan kisah dalam kondisi apa pun dan dimana saja.

Ini adalah guru lagu serta guru wilangan dari dhandanggula (10i – 10a – 8e – 7u – 9i – 7a – 6u – 8a – 12i – 7a)

Sinengkuyung sagunging prawali
Janma tuhu sekti mandra guna
Wali sanga nggih arane
Dhihin Syeh Magrib tuhu
Sunan ngampel kang kaping kalih
Tri sunan bonang ika
Sunan giri catur
Syarifudin sunan drajat
Anglenggahi urutan gangsal sayekti
Iku ta warnanira

Dibawah ini penjelasan lebih lanjut tentang semua aturan guru gatra, guru lagu dan guru wilangan dari tembang Dhandhanggula .

1. Guru gatra = 10

Tembang Dhandhanggula memiliki 10 larik atau baris kalimat.

2. Guru wilangan = 10, 10, 8, 7, 9, 7, 6, 8, 12, 7

Kalimat pertama berjumlah 10 suku kata. Kalimat ke dua berjumlah 10 suku kata. Kalimat ke tiga berjumlah 8 suku kata. Kalimat ke empat berjumlah 7 suku kata. Kalimat ke lima berjumlaj 9 suku kata. Kalimat ke enam berjumlah 7 suku kata. Kalimat ke tujuh berjumlah 6 suku kata. Kalimat ke delapan berjumlah 8 suku kata. Kalimat ke sembilan berjumlah 12 suku kata. Kalimat ke sepuluh berjumlah 7 suku kata.

3. Guru lagu = i, a, e, u, i, a, u, a, i, a

Akhir suku kata dari setiap kalimatnya harus bervokal i, a, e, u, i, a, u, a, i, a.

Terimakasih Semoga Bermanfaat. Baca Artikel tentang seni lainnya di Conggado.com.