Cara Bisnis Sarang Burung Walet

Konten [Tampil]

Cara Bisnis Sarang Burung Walet

Sarang burung walet sangat mengiurkan selain menjanjikan jika berhasil dalam mengolahnya akan menapatkan keuntungan berlipat-lipat. Burung layang-layang adalah ndama lain dari burung walet ini. Jenis burung yang mempunyaii sayap cukup lebar tak sebanding dengan ukuran tubuhnya. Sayap runcing memiliki warna tubuh hitam pada bagian atas dan coklat pada bagian bawah.

Habitat biasanya ada di wilayah pantai atau pemukiman serta menghuni gua-gua, rumah dan bangunan kosong, atau ruang besar lainnya. Hidupnya berkelompok kemudian membentuk sarang dari air liur burung walet itu sendiri dan mengeras. Sarang dari burung walet inilah yang banyak diperjualbelikan yakni untuk dikonsumsi, untuk kesehatan serta kecantikan, serta banyak manfaat lainnya.

Jika sudah berwujud sarang harganya bisa melambung tinggi. Satu gram sarang burung walet seharga Rp20 ribu. Maka per kilogram (kg) akan mencapai sekitar Rp20 juta. Harga yang sangat fantastis.

Secara tekun dan teratur, maka bisnis sarang burung walet akan menghasilkan keuntungan dan uang sangat besar. Laba dari bisnis ini pun akan menjadi berkali-kali lipat.

Cara Bisnis Sarang Burung Walet

Sarang Burung Walet Memiliki Gizi Tinggi

Sarang burung walet dapat kita konsumsi, dan biasanya diolah menjadi makanan berupa sup. Memakan saat masih panas memiliki kandungan gizi yang baik untuk organ tubuh. Kandungan seperti protein, lemak, karbohidrat, dan kalori. Beberapa restoran ada yang menawarkan menu sup sarang burung walet yang memang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh Anda.

Negara Indonesia misalnya, Sarang burung walet sudah diekspor hingga luar negeri, misalnya negara Vietnam, Kanada, Hong Kong, hingga sampai Amerika Serikat.  Ada sarang burung walet yang wuju dan bentuknya seperti kepingan, dan segitiga. Ssarang burung walet memiliki harga lebih murah yang bnetuknya selain kepingan.

Memiliki Rasa Unik dan Banyak Khasiat

Restoran-restoran mewah, banyak yang menyajikan olahan sarang burung walet. Jaman dahulu yang memiliki uang banyak bisa mengonsumsi makanan sarang burung walet, kono dahulu hanya raja-raja dan kaum bangsawan. Sebab memang harganya mahal, sehingga orang-orang melimpah harta yang mampu membelinya.

Restoran-restoran di Indonesia, menjual satu porsi sup sarang walet hingga mencapai Rp480, perporsi. Karena memang cita rasa yang luar biasa nikmat harga tersebut memang sebanding. Satu porsi hampir setengah juta.

Rasa yang unik dan fantastis, khasiat sangat banyak yakni untuk kesehatan dan kecantikan. Memiliki kandungan asam amino dan air liur yang membentuk sarang burung walet juga memiliki kandungan asam aspartat, prolin untuk membantu meregenenasi sel-sel tubuh.

Kandungan fenilalanin, tirosin, sistein  dan glukosamin meningkatkan kerja memori otak, serta membantu pemulihan pasca sakit. Juga terdapat kandungan mineral yang penting guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Modal Besar, Namun Sebanding dengan Hasil

Budidaya sarang burung layang-layang yang paling utama adalah menemukan lokasi strategis sarang burung walet yang berkeliaran. Alih kata untuk menemukan habitat dari burung walet itu sendiri. Jika sudah begitu, Anda harus membangun gedung kosong sebagai tempat persinggahan burung walet. Walet memiliki kaki pendek, tak hinggap di tanah, tapi mampu menempel di tembok dan menyukai lokasi ruang seperti gua luas.

Anda minat berbisnis sarang burung walet dan ingin membudidayakannya, jadi harus menyiapkan sebuah bangunan cukup luas, tinggi dan dengan lubang-lubang terbuka supaya burung walet bisa membuat sarang di dalamnya. Memang butuh modal besar hingga ratusan juta rupiah untuk membangun gedung tersebut. Sarang burung walet adalah bisnis modal besar.

Akan tetapi uang dikeluarkan untuk budidaya sarang burung walet memiliki banding besar dan legit hasilnya. Perlu diketahui bahwa panen sarang burung walet tidak memakan waktu lama. Tercepat satu bulan, dan tiga bulan adalah waktu paling lama. Satu kali panen, hasilnya sangat berlimpah, sekitar 10-30 kg. Jika didukung oleh permintaan tinggi, harga bisa naik tinggi.

Jika Anda baru belajar memasuki ranah budidaya kemudian memperoleh hasil satu sampai dua kg sarang burung walet sekali panen, hal ini sudah dibilang lumayan. Omzet yang anda dapatkan mencapai belasan juta rupiah. Pelaksanaan dan proyeksi pengembangan bisnis yang benar dan konsisten dalam menjalankan tidak menutup kemungkinan mendatangkan keuntungan berkali lipat.

Tinggi Permintaan, Produksi Rendah

Permintaan sarang walet di dalam maupun ke luar negeri sangat banyak, tak sebanding dengan produksi atau suplainya, oleh karena hal inilah yang membuat harga sarang burung walet tak pernah murah. Biaya produksi dan perawatannya begitu pula cukup besar, jadi ikut mengerek harga sarang burung walet, mentah ataupun sudah jadi olahan makanan.

Kualitas Berpengaruh Pada Harga

Kualitas sarang walet juga sangat berpengaruh terhadap harga. Ada dua jenis bentuk sarang, begitu juga warna sarang burung walet juga berbeda. Memiliki warna putih, maka sarang walet juga semakin tinggi nilai jualnya ke pasar.

Niat Dan Yakin

Jika sudah mengetahui prospek bisnis sarang walet, Anda tinggal yakin dan bulatkan tekad. 

Tips Usaha Budidaya Ternak Burung Walet 100% Berhasil. 

Burung walet dalam hal untuk di ternak telah lama terkenal, yakni pada tahun 2000-an. Tahun itu ternak burung walet menjamur dan membuat banyak pe-bisnis membangun di lokasi dan membuat gedung khusus walet. Bisnis ini sebenarnya harus banyak perhitungan dan tidak sembarangan dilakukan, mari kita simak 5 tips usaha budidaya ternak burung walet yang berhasil.

Sarang walet yang sangat bergizi dan bisa menyembuhkan banyak penyakit, tak heran nama emas putih adalah julukan sarang walet yang bernilai tinggi. Saat ini harga pasaran 2,5 ons sarang walet di hargai 4,5 juta.

Burung walet menjadi saya tarik para pengusaha dan membuat mereka mengembangkan berbagai metode untuk menjaring walet supaya bersarang di bangunan mereka. Metode efektif adalah membuat bangunan suhu dan suasananya semirip mungkin dengan habitat asli dari walet.


Tips Usaha Budidaya Ternak Burung Walet 100 % Berhasil

Budidaya ternak walet tidak bisa hanya ngawur dan sembarangan, bila ingin mendapatkan hasil yang maksimal, Anda harus menguasai dasar budidaya ternak burung walet yang baik.


1. Mempersiapkan Kandang Burung Walet

Ketinggian 1000m diatas permukaan laut adalah ukuran yang tepat untuk sarang burumg walet dan lokasi harus dari jangkauan manusia supaya lebih efektif.

Burung walet adalah hewan liar dan tentu memiliki musuh alami, sehingga mereka sangat berhati-hati dalam membuat sarang. Sarangnya di lokasi yang ramai suara kendaraan / manusia akan membuat takut dan enggan bersarang di sana.

Usahakan jauh dari potensi serangan predator. Daerah yang cocok adalah daerah atau lokasi yang dekat dengan sumber air.

2. Pertahankan Kualitas Kandang Agar Disukai Burung Walet

Menjaga kandang tersebut agar bisa disukai burung walet adalah hal penting.
Suhu dalam bangunan sekitar 24 ~ 25 derajat celsius. 
Kelembaban udara sekitar 80 – 95 %.
Buatlah kolam dalam kandang dengan maksud walet mudah untuk minum. 
Ventilasi udara berbentuk lubang dengan diameter 4cm jarak per 5 meter.
Suasana harus gelap seperti dalam gua agar walet mau bersarang.
Lapisi langit-langit dengan kayu agar walet membuat sarangnya.

3. Kandang yang Cocok untuk Burung Walet

Bangunan yang tepat untuk kandang walet adalah 10×20 meter persegi. Ideal untuk jarak antara lantai dengan plafon harus besar.
Kelembapan kandang mempunyai sistem penyemprotan air otomatis. Menggunakan termometer agar kelembapan dan suhu tetap terjaga.
Lubang keluar-masuk burung 1×2 meter,  menghadap barat supaya terhindar dari cahaya matahari terbit.

4. Pembibitan Burung

Ada dua versi atau cara untuk pengembangan walet yakni:
Versi otomatis atau alami dan Campur tangan Anda secara signifikan.

Versi otomatis, Anda hanya perlu memancing burung walet dewasa bersarang di bangunan kandang yang Dibangun. 

Versi pembibitan campur tangan, adalah membeli telur burung walet yang akan menetas.

Tetaskan sendiri telurnya, pilih yang berumur 14 hari / 2 mingguan karena potensi kematian rendah dan cepat menetas.

Gunakan mesin tetas guna menetaskan telur. Jika sudah menetas rawat anak burung hingga dewasa kemudian lepaskan pada kandang yang Anda bangun.

5. Perawatan dan Panen Sarang Burung Walet

Perawatan tidak sulit hanya menjaga kandang tetap lembab, suhu tetap terjaga dan terhindar dari predator alami burung walet.

Predator alami burung walet adalah tikus, semut api dan tokek. Semut api juga sering memangsa anak burung sdan dapat menurunkan perkembang-biakan burung.

Tikus dan tokek adalah binatang yang suka mengincar telur burung walet maka lakukan pencegahan. Pencegahan tikus dan tokek adalah dengan peletakan racun tikus, lem tikus, perangkap, dan sebagainya.

Perawatan dan Panen Sarang Burung Walet

Jenis panen sarang burung walet ada tiga yakni:

1. Panen Rampas

Memanen sarang sebelum burung hendak bertelur.

2. Panen Buang Telur

Setelah Walet bertelur dan belum mengeram, ambil sarangnya. Telur burung walet dapat digunakan untuk pembibitan.

3. Panen Setelah Pertumbuhan

Anak burung walet yang ada pada sarang bertumbuh besar dan mencari makan sendiri, saat itu barulah sarang di ambil. Cara yang terakhir ini cenderung efektif dan menambah populasi walet akan tetapi kualitas sarang akan tidak bersih ibanding kedua cara lainnya.

Sekian dulu artikel tentang cara bisnis burung walet, telah kita bahas penjelasan tips dan perkiraan keuntungan sarang burung walet semoga bermanfaat terimakasih.
bisnis sarang burung walet
cara bisnis sarang burung walet
cara berbisnis sarang burung walet
cara usaha sarang burung walet
cara memulai usaha sarang burung walet
cara membuat usaha sarang burung walet
berbisnis sarang burung walet
cara bisnis jual beli sarang burung walet
cara buka usaha sarang burung walet

0 Response to "Cara Bisnis Sarang Burung Walet"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel